GYA GYA!!
Teriakan dengan nada tinggi terdengar saat monster yang terlihat seperti pterosaurus dinosaurus yang bisa terbang seperti burung besar) terbang melintas di atas Sasuke. Paling tidak ada 10 makhluk seperti itu yang terbang, mendecakkan lidah mereka bagaikan menggeram dan menggertak, walaupun jumlah mereka tidak perlu dianggap cemas. Sasuke berlari menuju laboratorium tiba-tiba berhenti.
"Sakura, pergi ke laboratorium dan cari Zansūru."
"Sasuke-kun?"
"Aku akan pergi mengejar mereka."
Prioritas utama adalah untuk menangkap pterodactyl itu secara keseluruhan sebelum mereka menyebar dari kawanannya. Jika mereka telah menyebar dan terbang ke arah yang berlainan, Sasuke tidak akan mampu untuk menangkap mereka sendirian. Sakura berlari menuju institusi. Sasuke mencoba mengaktifkan Susanoo miliknya untuk terbang ke langit, tetapi sebuah suara terdengar dari belakangnya.
"Kau di sini, 487"
Di belakang Zansūru, sayap kuat seekor naga mengepak ke tanah. Zansūru tetap menjaga senyuman misteriusnya.
"Zansūru..." Sasuke menatap dingin kepada lelaki di hadapannya.
"Kau... kau yang membangkitkan para monster itu. Apa tujuanmu?"
"Heh.. aku tidak bisa memberitahukanmu. Lebih penting lagi, ada yang harus kutanyakan padamu."
"Kau tidak menjawab pertanyaanku, tapi kau berharap aku akan mendengarkanmu?"
Sasuke terus mencoba mengulur waktu dengan memperpanjang perbincangan mereka untuk mencari cara bagaimana melepaskan segel milik Zansūru. Mata buatan milik Zansūru yang menjadi masalah. Seberapa banyakpun Sasuke mencoba untuk memfokuskan matanya di mata kaca Zansūru, jutsunya tetap tidak bekerja. Mata Sasuke mulai terasa sakit. Apakah ada cara yang dapat mengikat Zansūru melawan keinginannya sendiri? Apakah dia akan menghentikan siksaannya, tergantung dengan kesetiannya terhadap perdana menteri.
"Kau sepertinya paham dengan posisimu. Kau adalah seorang shinobi yang jauh dari desanya. Sedangkan aku adalah salah satu kekuatan dari suatu negara."
"Edo Tensei adalah jutsu yang terlarang. Walaupun kau sendiri adalah perwakilan dari suatu negara, kau tidak akan bebas tanpa hukuman apapun."
"Edo Tensei?" Zansūru menaikkan alis matanya, "di negaramu, jutsu terlarang untuk membangkitkan monster ini disebut Edo Tensei?"
Sepertinya, jutsu yang ia gunakan tidak sama dengan jutsu Edo Tensei yang Sasuke tahu.
BOOM!
Tiba-tiba, sebuah ledakan besar datang dari belakang, bagaikan sesuatu yang besar telah runtuh. Sebagian dari dinding institusi sepertinya telah dihancurkan.
Apakah Sakura telah sampai dengan selamat?
Sasuke menatap kembali ke arah tebing, mata Zansūru bergerak merespon Sasuke. Ada beberapa gerakan yang terlihat. Ia melihat sekelilingnya untuk mencari suatu penjelasan, tanpa menggunakan kemampuan matanya. Sasuke melihat kembali ke Zansūru.
"Apakah tujuanmu membangkitkan monster itu adalah sebagai senjata? Untuk membantu rencana perdana menteri dalam konspirasi?"
"Wow.. kau belajar dengan cepat. Mengetahui hal itu... apakah kau memiliki teman di desa Nagare?"
"Apa yang akan kau lakukan?"
"Akan menjadi kesempatan yang bagus, untuk menghabiskan mereka dengan cara melindungi perdana menteri secara langsung."
"Heh" sudut bibir Sasuke terangkat, "apakah ini semua rencana perdana menteri? Untuk membunuh mereka semua?"
"Apakah itu suatu masalah?"
Dengan cepat, wajah Zansūru berubah dari tersenyum santai menjadi serius.
"tentu saja. Untuk mati. Negara memutuskan orang-orang mana yang melanggar hukum yang dapat hidup. Sejujurnya, monster-monster itu terlalu berharga, aku sebenarnya enggan untuk membiarkan mereka memakan orang, tetapi begitulah seharusnya Jutsu itu bekerja. Mereka dikontrol oleh orang yang mereka makan, dibangkitkan kembali oleh tubuh-tubuh yang ada di dalam perut. Jika bukan karena rencana perdana menteri, siapa yang mau bekerja di sini? Aku adalah kekuatan negara! Aku seharusnya menjadi otak negara ini! Tidak seperti mereka, para tahanan di sini hanyalah tangan dan kaki yang bisa dibuang."
Zansūru menjadi semakin bersemangat saat dia berbicara. Bingkai kacamatanya menurun ke bibirnya saat ia berteriak dengan semangat. Ia pun mendorong lensa kacamatanya ke tempat semula.
"Jika bukan untuk perdana menteri, siapa yang akan mau datang ke sini?"
Sepertinya kesetiaannya tidak perlu dipertanyakan kembali. Kemungkinan untuk menggunakan kekuatan mata Sasuke untuk melawan Zansūru sepertinya tidak memungkinkan, membuat matanya menjadi semakin menyakitkan.
*****di sisi lain, ada suatu hal lagi******
Sasuke mengaktifkan Sharingannya dan mengarahkan langsung ke Zansūru. Sasuke memeriksa Chakra di tubuh Zansūru. Sasuke merasa tidak yakin sembari matanya memindai tubuh Zansūru kebingungan. Jumlah chakra yang mengalir di tubuh Zansūru tidaklah berbeda dengan orang awam lainnya. Dia bukanlah seorang shinobi. Dia bukanlah yang menggunakan Edo Tensei itu.
Apa maksudnya?....
Jika bukan Zansūru, siapa yang membangkitkan monster-monster itu?
"Ada apa? Ada apa dengan muka murung itu?"
Muka Zansūru berubah menjadi menghasut. Untuk sesaat, Sasuke dapat merasakan rasa haus darah di belakangnya. Taring Menou menancap di bahu Sasuke, menahan Sasuke dan membawa Sasuke pergi.
"Menou, kuserahkan padamu! Singkirkan dia!"
Alasan Zansūru datang bersama Menou adalah untuk menghentikanku. Sasuke menghadapi Menou dengan Sharingannya. Orochimaru dan Kabuto mengontrol target mereka dengan menanamkan sejenis jimat di dalam kepala target mereka, tetapi kepala Menou tidak terdapat hal seperti itu.
Lagipula, sepertinya jutsu yang digunakan Zansūru memiliki sedikit perbedaan dengan jutsu Edo Tensei yang Sasuke ketahui. Dapat dibilang, bukankah jutsu tersebut dikembangkan oleh Orochimaru, dan diciptakan oleh Hokage Kedua?
Walaupun, fakta bahwa orang yang dibangkitkan tidak merasakan rasa sakit, jutsu ini kemungkinan tidak berbeda jauh dengan Edo Tensei. Menghentikan Menou berarti ia harus menahan diri untuk tidak membunuh Menou. Sebagai contoh, menggunakan api hitam yang tidak akan hilang sampai objek yang dibakar habis terbakar -Amaterasu. Namun, jika ia akan melakukan itu, Menou akan tersiksa tanpa bisa mati sementara tubuhnya terbakar dalam api yang tidak dapat padam. Itu merupakan situasi yang tidak dapat dihindari, dan cara yang tidak dapat dihindari, tetapi Sasuke mencoba untuk menghindari menggunakan cara itu jika memungkinkan.
Sebelumnya, kakakku mengalahkan teknik Edo Tensei (pembangkitan) Kabuto pada dirinya sehingga ia dapat terbebas dari Edo Tensei dengan menggunakan Genjutsu, menggunakan Mangekyou Sharingan milik Shisui. Dengan cara yang sama, akan sangat mudah jika kau dapat melakukannya untuk menghapus jutsu secara paksa, tetapi targetnya adalah seekor binatang. Apakah cara itu dapat bekerja dengan makhluk dengan kepintaran yang jauh di bawah manusia?
"----Menou"
Merespon kata-kata Sasuke, Menou menjatuhkan Sasuke. Selaput mata Menou yang berwarna hitam mengecil saat mata kuningnya yang cerah bersiap untuk bertarung.
"Jangan bergerak-------tenang, dengarkan aku....."
Saat Sasuke melangkah maju, Menou membuka mulutnya ke arah Sasuke . Sasuke menarik katana dari sarung pedangnya, menahan taring Menou dengan pedangnya. Menou bertahan, Menou menggerakkan kaki depannya mencoba meraih sarung pedang milik Sasuke untuk mematahkan pedang Sasuke. Di perut Menou, terdapat luka bakar, luka bakar dari minyak. Tidak seperti bekas luka potongan atau tusukan, luka yang ia Menou dapatkan dari luka bakar membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.
"Kita lihat apakah kau ingat..."
Sasuke menjatuhkan katananya dan dengan pelan meraih perut Menou. Dengan cepat menyadari apa yang terjadi, Menou menghancurkan katana Sasuke dengan gigitan taringnya.
"Tenang saja. Aku tidak akan melukaimu."
Tangan Sasuke menyentuh bagian perut Menou, mengolah chakranya ke arah Menou. Menggunakan elemen air dan mendinginkannya sampai titik beku dengan menggunakan elemen angin membentuk es.
Sentuhan dingin dari es yang dibuat Sasuke mengagetkan Menou, membuat tubuhnya meringkuk. Sasuke menutupi luka bakar di tubuh Menou dengan menggunakan lapisan tipis dari es. Es mengikat kulit di sekitar luka bakar, melindungi luka bakar di tubuh Menou dan mendinginkan bagian yang terinfeksi.
Menou menggoyangkan badannya, dan membalikkan kepalanya untuk melihat ekspresi Sasuke. Tatapan penuh permusuhan telah menghilang seutuhnya dari mata kuning Menou.
"Menou, maafkan aku telah memotong perutmu saat itu." Sasuke memindahkan tangannya dengan pelan dari perut Menou ke arah hidung Menou yang basah.
"Aku tidak dapat membayangkan betapa sakitnya itu. Aku berjanji, itu tidak akan terjadi lagi."
Sesaat kemudian, Menou membuka mulutnya kembali. Sasuke tentu saja dapat menghindarinya, tetapi dia menantang Menou dengan cepat untuk menggigit lengan kirinya. Menou terdiam, mengatupkan mulutnya, membuat dirinya marah. Menou meraba-raba di sekitarnya, melompat ke belakang untuk menghancurkan lengan Sasuke sebagai pembalasan.
"Menou..." Sasuke menarik lengannya ke sisinya. Taring Menou tertancap di kulitnya.
"Tentu saja kau marah. Jika aku dipaksa masuk ke dalam keadaan yang tidak aktif secara mental seperti ini, setelah aku beristirahat panjang, aku akan sangat marah. Jika aku adalah kau, aku sudah mengoyak tubuhku setelah apa yang aku lakukan padamu."
Menou menggeram rendah, mempertahankan cengkramannya di lengan Sasuke.
"Hey.. aku dapat membantumu kembali ke peristirahatanmu, tapi aku membutuhkan bantuan darimu."
Nafas dari hidung Menou tiba-tiba terlepas. Mata yang pada awalnya setajam jarum pinus berubah menjadi bulat saat ia berhadapan dengan Sasuke. Disaat mereka bertatapan, Sasuke memfokuskan chakranya ke matanya.
------Sharingan!
Menou telah dimanipulasi oleh jutsu pembangkitan. Namun, Sasuke memaksakan kemampuan visualnya (Dōjutsu/teknik mata) ke tubuh Menou.
Jutsu itu bekerja, Sasuke memompa chakra ke lengannya, menumpahkan energi tersebut ke rahang Menou dan langsung menuju ke lidah Menou.
Rahang Menou melonggar, tubuhnya menjadi lebih tenang saat ia terhuyung ke belakang. Menou berhenti bergerak. Sasuke berpikir apakah segel jutsu itu benar-benar telah dihancurkan.
---Apakah Genjutsuku berhasil menghapuskan segel yang mengikatnya?
Sasuke merasa ragu dengan efek Genjutsunya. Ada beberapa kemungkinan untuk menggunakan Genjutsu pada makhluk hidup yang bukan manusia. Menou kembali mendapatkan keseimbangan tubuhnya, ekornya bergerak dari satu sisi ke sisi lain.
"Menou."
Menou membuka matanya pelan. Ekornya menegang kaku bagaikan sebuah jarum saat mata kuningnya yang kabur terfokus pada wajah Sasuke.
BRAAK!
Menendang tanah, Menou melompat ke Sasuke. Sasuke terlebih dulu meraih kunai, tetapi setelah menyadari perubahan yang lebih tenang pada mata Menou, Sasuke menarik kembali tangannya ke sisinya. Kaki depan Menou melompat ke bahu Sasuke, berat dari tubuh Menou yang besar memaksa Sasuke terjatuh ke tanah.
Lidah panjang Menou mulai menjilati luka dan pendarahan kecil di lengan Sasuke di tempat gigi Menou menggigit sebelumnya.
Comments
Post a Comment